SUSTAINABLE DEVELOPMENT MODEL FOR SANG BINTANG AREA BASED ON BEEF-CATTLE IN BOLAANG DISTRICT, NORTH MONGONDOW
- Postgraduate students of animal science, brawijaya university.
- Lecturer of animal science, brawijaya university.
20 Downloads
69 Views
Abstract
This study aims to formulate the Sustainability model of the Sangbintang area based on beef cattle breeding in North BolaangMongondow Regency, which carried out from January to June 2018. This research uses a survey method with some data analysis, such as: 1) Analyzing the sustainability status of beef cattle breeding business in the Sangbintangarea, using Rap-KAWSangbintang Multidimensional Scaling (MDS), and 2) Formulating a model for the development of a Sangbintang area based on sustainable beef cattle using the Analytical Hierarchy Process (AHP). The MDS Rap-KAWSangbintang analysis results are that from the aspect of ecological, technological and economic dimensions the results are less sustainable, while the Socio-culture and Institutional dimensions are quite sustainable. AHP weight value indicates an alternative priority model for the development of sustainable beef cattle based in North BolaangMongondow Regency, they are 1). Increased human resources, 2).Improvement of infrastructure, 3).Increasing the active role of farmers, 4).Enhancing Cooperation and partnerships, 5). The introduction of cultivation technology, and 6) increasing the role of supporting institutions. There are 6 models of policy development in the area of Sangbintang based on sustainable beef cattle breeding, namely: 1). improvement of human resources, 2) Development and maintenance of infrastructure facilities and infrastructure, 3) increasing the active role of farmers, 4) Increasing cooperation and partnerships 5) Introducing cultivation technology, and 6) increasing the role of supporting institutions. It is recommended that 6 models of the development of Sangbintang area based on sustainable beef cattle breeding in North BolaangMongondow District be implemented.
Article Analytics
References
- 2001. KeputusanMenteriPertanianNomor 417/Kpts/OT.210/7/2001 tentangPedomanUmumPenyebarandanPengembanganTernak.
- Abdullah, A., M.A. Asja and Zulkarnaen. 2012. AnalisisPotensiPeternakDalamKemampuanPemeliharaanTernak (KPT) SapiPotongBerbasisIntegrasi di Wilayah Sentra SapiPotong Sulawesi selatan. Prosiding Seminar NasioalPeternakan, RevitalisasiSistemPeternakanBerkelanjutanBerbasisIntegrasidengan Perkebunan untukmewujudkanKetahananPangan. Medan, Aula Soeratmat FP-USU. P: 34-39.
- Abdullah, A., H.M. Ali dan J.A. Syamsu. 2015. Status Keberlanjutan Adopsi Teknologi Pengolahan Limbah Ternak sebagai Pupuk Organik. Jurnal Mimbar. Vol 31 No 1 Juni 2015.p:11-20.
- Barlas, Y. 2005. Multiple test for validation of system dynamics type of simulation models. European Journal of Operational Research 42 (1): 59 ? 87.
- Denzi, Norman K, dan Yvonna S. Lincoln (eds), 2009. Handbook of Qualitatif Research. Terjemahan Dariyanto dkk, Yogjakarta, Pustaka Pelajar.
- Dinas Pertanian Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, 2016. Laporan Tahunan Perkembangan Produksi dan Produktivitas Pertanian Tanaman Pangan, Peternakan dan Perkebunan.
- Hardjosubroto, W. dan M. Astuti. 1993. BukuPintarPeternakan. PTGramediaWidiasarana Indonesia. Jakarta.
- Kavanagh P. 2001.Rapid Appraisal of Fisheries (Rapfish) Project.Rapfish Software Description (for Microsoft Excel).Inggris (GB): University of British Columbia Pr
- 2014. Kebijakan Pembangunan Pertanian 2015-2019. MateriDisampaikanpada Workshop Aplikasi e-proposal 2015 dan e-monev 2014 Indonesia Wilayah Barat, di Bandung 5-7 Maret 2014. Biro PerencanaanKementerianPertanian, Jakarta
- Martan, D. 2012. Rancang Bangun Model Kebijakan Pengembangan Peternakan Sapi Potong (Studi Kasus di Sulawesi Selatan). Disertasi. Program Doktor Manajemen agribisnis. IPB, Bogor.
- Mayulu, H., Sunarso., C.I. Sutrisno dan Sumarsono. 2010. Kebijakan Pengembangan Peternakan Sapi Potong di Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian, 29 (1), 2010.p:34-41.
- Mulyo, I.T., S. Marzuki dan S.I. Santoso. 2012. Analisis Kebijakan Pemerintah mengenai Budidaya Sapi Potong di Kabupaten Semarang. Animal Agriculture Journal. Vol 1 No 2 Tahun 2012p:266-277.
- Muis, J.M. 2015. Kinerja dan Prospek Pengembangan Usaha Ternak Sapi Potong Ramah Lingkungan di Sumatera Barat. Jurnal Widyariset. Vol 18 No. 1 April 2015.p:59-70.
- Ramadhan, D.R., NindyantorodanSuyitman. 2014. Status Keberlanjutan Wilayah PeternakanSapiPotonguntukPengembanganKawasanAgropolitan di KabupatenBondowoso. JurnalPeternakanIndonesia.Vol. 16 (2).Juni 2014.p: 78-88.
- Rouf, A.A., A. Daryanto dan A. Fariyanti. 2014. Daya Saing Usaha Sapi Potong di Indonesia : Pendekatan Domestic Resources Cost. Wartazoa. Vol 24 Tahun 2014.p:97-107.
- Pitcher TJ. 1999. Rapfish: A Rapid Appraisal Technique for Fisheries and Its
- Application to The Code of Conduct for Responsible Fisheries. Rome (IT): FAO UN.
- Ramadhan, D.R., NindyantorodanSuyitman. 2014. Status Keberlanjutan Wilayah PeternakanSapiPotonguntukPengembanganKawasanAgropolitan di KabupatenBondowoso. JurnalPeternakanIndonesia.Vol. 16 (2).Juni 2014.p: 78-88.
- Rouf, A.A., A. Daryanto dan A. Fariyanti. 2014. Daya Saing Usaha Sapi Potong di Indonesia : Pendekatan Domestic Resources Cost. Wartazoa. Vol 24 Tahun 2014.p:97-107.
- Rum, M. 2010. Analisis Usahatani dan Evaluasi Kebijakan Pemerintah Terkait Komoditas Cabai Besar di Kabupaten Malang dengan Menggunakan PAM. Embryo. Vol 7 No 2. Des 2010.p:138-143.
- Rusdiana, I. 2014. DampakKebijakan Indonesia tentangSwasembadaDagingSapiTerhadapImporDagingSapidari Australia Tahun 2008-2012.JurnalAnalisisHubunganInternasional.Vol 3. No. 3, p:1241-1256.
- 2009. PengembanganUsahaTernakSapiPotongBerorientasiAgribisnisdenganPolaKemitraan. BalaiPengkajianTeknologiPertanian Kalimantan KabupatenKarangasem. ProsidingSeminarNasionalInovasiIpteksPerguruanTinggiuntukMeningkatkanKesejahteraanMasyarakatolehLembagaPenelitian dan PemberdayaanMasyarakat (LPPM) Unimas Denpasar Bali, 29-30 Agustus 2016.
- Suyitman, S.H. Sutjahjo, dan A. Djulardi. 2012. Status keberlanjutanwilayahberbasispeternakansapipotongterpadu di Kabupaten Lima PuluhKotaPropinsiSumateraBarat. JurnalPeternakan Indonesia (JPI), Vol. 14 (1): 318-336.
- Syukrilah, Q. 2014. AnalisisKebijakanPajakPertambahanNilai Atas ProdukKomoditiPeternakanSapiPotongdalamRangkaMencapaiProgramSwasembadaDagingSapi. Skripsi. PerpustakaanUniversitas Indonesia. http://lib.ui.ac.id.
- Tarigan R. 2005. Perencanaan Pembangunan Wilayah.EdisiRevisi. Jakarta : PT. BumiAksara.
- Triwahyuni, A., I. Hanafiz dan B. Yanuwiadia. 2015. StrategiKeberlanjutanPemanfaatanEnergiAlternatifBiogas di DesaArgasariJabungKabupatenMalang. J. Pal. Vol 6 No 2, 2015.p:153-162.
- Umar, H. 1999. StudiKelayakanBisnis, Manajemen, MetodedanKasus. Penerbit PT. GramediaPustakaUtama. Jakarta.
- Utomo, S dan N. Rasminati. 2010. IntroduksiTeknologiPengolahanHijauanPakan dan LimbahSapiSebagaisustuSistemUsahaPertanianTerpadu di TepianDaeerahAliranSungai (DAS) ProgoKecamatanLendahKulonprogo. Inotek. Vol 14 No. 1 Peb 2010.p:66-71.
How to Cite This Article
Saerodji, Z. Fanani, M. Nur Ihsan and B. A. Nugroho (2019); SUSTAINABLE DEVELOPMENT MODEL FOR SANG BINTANG AREA BASED ON BEEF-CATTLE IN BOLAANG DISTRICT, NORTH MONGONDOW, Int. J. of Adv. Res., 7 (08), 1198-1213, ISSN 2320-5407. DOI: https://doi.org/10.21474/IJAR01/9611
Corresponding Author
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





